Bukan tidak mungkin teknologi auto pilot
akan terealisasi sebentar lagi, mobil tanpa pengemudi pun akan bersliweran di
jalan-jalan. Uniknya,
teknologi tersebut sepertinya sangat cocok untuk budaya mudik di Indonesia, yang
membutuhkan jarak dan waktu tempuh sangat jauh dan menghabiskan kesabaran.
Walaupun masih jauh untuk mencapai tahap tersebut, namun sebuah pabrikan
mobil Amerika Serikat, General Motors kini sedang bersiap untuk
memperlihatkan mobil dengan kemudi otomatis yang akan mereka pamerkan di
Orlando pada musim gugur tahun ini.
"Mobil yang bisa mengemudi diri mereka sendiri dan dengan demikian
tidak ada lagi kecelakaan mobil," tutur Direktur Laboratorium
Kontrol-Listrik Terintegrasi General Motors Co, Nady Boule seperti dikutip
dari Detroit News, Rabu (7/9/2011).
Dengan teknologi tersebut diperkirakan dalam beberapa dekade mendatang
mobil-mobil akan mampu pergi dari titik A ke titik B tanpa bantuan manusia sama
sekali. GM sendiri sudah melakukan penelitian terkait teknologi ini sejak
2007 silam dimana Chevrolet Tahoe yang telah dimodifikasi berhasil menempuh jarak 55 mil
dari California ke basis Angkatan Laut Amerika dengan tanpa menggunakan awak
pengemudi.
Seakan mendukung, Departemen Perhubungan AS turut memprediksi jika setiap
mobil bisa saling berkomunikasi maka angka kecelakaan yang terjadi karena
berkurangnya konsentrasi pengemudi akan berkurang hingga 80 persen.
Di
masa depan, mobil akan mampu mengenali medan jalan serta suasana sekitarya
entah itu mobil lain, pejalan kaki, atau infrastruktur di jalan dan lampu lalu
lintas serta marka jalan.
(sumber ;republika)
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar